Tuesday, December 26, 2017

Pucuk Dicinta, Tempe pun Tiba dari Wisconsin

Bungkus Tempe dari Wisconsin

Sesuai pesanan, 10 bungkus Tempe (orang Amerika Serikat menyebutnya Tempeh) tiba dari Madison, Wisconsin. Berat satu bungkus Tempe sekitar 320 gram, jadi total berat 3,2 kg.

Tempe ini diproduksi oleh “Bandung Indonesian Restaurant” milik Mochammad Sjahrani, seorang imigran asal Bandung, Jawa Barat.

Sebenarnya sudah mulai banyak imigran asal Indonesia yang buka restoran, bahkan ada yang punya “franchise” atau cabang sampai 500 cabang, tersebar di seluruh negara bagian Amerika.

Tergantung besar kota, kalau di atas 1 juta jiwa seperti Los Angeles, California, gampang saja mencari makan menu Indonesia.

Sebut saja: rumah makan padang dengan rendangnya, Mie kocok Medan, Batagor, Sate, Ikan bakar dan sebagainya semua tersedia. 

Jangan heran, baik tamu dan pelayan restoran berbahasa Indonesia, bahkan di Rumah Makan Padang bisa “ngecek Minang.”

Tempe Mendoan

Balik ke Tempe, setibanya, sebungkus langsung “diiris” tipis dikasi bumbu, kononnya disebut “Tempe Mendoan.” Enak banget sambil disantap dengan secangkir kopi.  

Untuk masyarakat Indonesia di Amerika Serikat yang ingin memesan Tempe, silahkan hubungi Mochammad Sjahrani. Sebungkus (320 gram) harganya US$3:

Mochammad Sjahrani
2222 S Whitney W
Madison WI 53711













Saturday, December 23, 2017

Humor Wajah Politisi

Wajah politisi kita 

Dua orang ahli bedah yang sangat terkenal di seantero negeri dipanggil menghadap presiden di istana negara. Kemudian, terjadi dialog sebagai berikut seperti di bawah ini :

Presiden: sebagai ahli bedah, apa prestasimu?
Ahli bedah satu: aku telah berhasil membedah kaki seseorang

Presiden: terus bagaimana?
Ahli bedah satu: karena kakinya kubedah, dia telah berhasil menjadi pelari, menang medali emas olimpiade.

Presiden: Bagaimana dengan anda ahli bedah kedua?
Ahli bedah dua: saya telah berhasil mengoperasi wajah seseorang

Presiden: terus bagaimana?
Ahli bedah dua: dengan “wajah palsu,” dia telah berhasil menjadi presiden !!

Presiden: terus….   setelah itu?
Ahli bedah dua: meskipun suka JANJI PALSU, tapi wajahnya tetap cengar cengir !!


Friday, December 22, 2017

Pasar Paling Efisien Di Dunia dan Pajak Rendah

Corporate tax, sebelum UU baru di AS

Amerika adalah pasar paling efisien di dunia (Business Insider, 2017). Apa maksudnya?

Kalau anda punya uang 1 dolar, akan sangat menguntungkan jika di-investasikan di AS dibandingkan jika di-investasi ke negara manapun di dunia ini.  

Selain efisien, pasar Amerika menyediakan SDM paling mumpuni di dunia. Bahkan SDM handal bisa ditarik untuk masuk ke pasar Amerika. “Brain drain,” yaitu orang orang berbakat mengalir dari berbagai penjuru dunia ke Amerika.

Teknologipun bisa diciptakan untuk kebutuhan pasar: produksi massal, biaya rendah, hemat waktu, peningkatan mutu dan sebagainya.

Pajak rendah
Dengan UU pajak baru yang akan segera berlaku tahun 2018, “corporate tax” di Amerika Serikat turun dari 35% menjadi hanya 21%. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan negara negara maju lainnya.

Bandingkan corporate tax di negara negara Australia, Jerman, Perancis dan Jepang yang cukup tinggi, yaitu 30%.

Cina dan negara kita “corporate tax”-nya adalah 25%. Tapi perusahaan di dua negara ini juga dibebani berbagai “setoran” tak jelas, termasuk sumbangan sosial. Pengeluaran ini dibebankan ke biaya operasional perusahaan.

Apa respon negara lain?
Mau tak mau negara negara yang pajaknya tinggi siap siap menurunkan “tax rate”nya untuk menghindari “chaos” exodus besar besaran.

Perusahaan perusahaan global sudah ancang ancang memindahkan produksi atau operasionalnya ke Amerika Serikat. Produksi kemudian di-ekspor ke negara asal perusahaan.

Negara kita sendiri bagaimana pula? Yang jelas, berusaha di negara kita semakin tidak kompetitif. "Sulit untungnya ," dalam bahasa sehari hari.

Selain itu, belum kedengaran “gossip-nya” mau apa, dan belum ada kebijaksanaan apa yang akan dikeluarkan menanggapi turunnya pajak di Amerika

Terakhir, apakah ada sisi negative pajak rendah bagi pemasukan negara? Tentu saja. Nanti akan kita bahas di tulisan lain!

  






Tuesday, December 19, 2017

What Foods Could Burn Body Fat?


The full article could be read in my book:
 FIGHTING BELLY FAT
 At Amazon.com site: FIGHTING-BELLY-FAT











Hot peppers



Monday, December 18, 2017

Hujan Tempe di Negeri Amerika


Usaha Menengah Kecil (Mochammad Sjachrani) 

Masyarakat perantau (imigran) di manapun berada, berusaha untuk "connect" dengan budaya, kebiasaan, makanan dan apa saja dengan tanah asal usulnya. 

Biarkanlah hujan batu di tanah air, lebih enak kok hujan tempe di negeri orang. Apalagi tempe bacem makan pake cabe rawit. Cabenya tanam sendiri. wow. Sedaaap.

Karena memang orang Indonesia di Amerika tak ada yang makan "batu," dan doyan berhujan hujan dengan batu, maka mereka lebih suka buat tempe sendiri. Paling paling hujan salju, tapi halus seperti kapas, tidak seperti batu.

Ada yang buat untuk makan sendiri, ada pula yang buat, kemudian "coba coba" ditawarkan ke komunitas lainnya. Ada yang sukses, tapi lebih banyak yang gagal.

Tempe atau Tempeh produksi Industri

Karena Amerika adalah negeri "kapitalis," apa saja yang menguntungkan ditangkap sebagai peluang. Kaum kapitalispun menyediakan tempe dengan produksi sendiri ke pasar.

Bukan cuma tempe sudah jadi disediakan oleh pasar kapitalis, ragi membuat tempe-pun dijual di pasar. Bahkan sudah ada brosur brosur yang menawarkan kursus membuat tempe dan cara menyajikan menu makanan berbasis tempe.

Alamak, sebentar lagi "Melayu" datang ke Amerika untuk belajar membuat makanan dengan resep tempe.

Berapa harga tempe di pasar? sekitar US$4.7 (Rp60 ribu) per-320 gram.

Salah seorang imigran,  Mochammad Sjachrani "berhasil" mengalahkan pasar kapitalis dengan membuat tempe lebih murah. US$3 (Rp40 ribu) per-320 gram

Ciri khas pasar kapitalis adalah efisiensi, harga murah meriah. Suatu hari nanti, harga tempe akan lebih murah di Amerika Serikat. Sekarang saja kita sudah impor kedele dari Amerika, kenapa tak sekalian impor tempe dari Amerika nanti?

Untuk masyarakat Indonesia yang mau pesan tempe, silahkan hubungi:
2222 S Whitney W
Madison WI 53711

Facebook beliau : https://www.facebook.com/mochammad.sjachrani



Friday, December 15, 2017

Iklan Mulai Berdatangan

Salah satu iklan di sebelah kanan artikel

Kalau anda teliti ketika masuk ke laman "blogger" saya, maka akan terlihat iklan di bagian kanan dan bawah artikel.

Setelah membaca artikel, mohon anda klik iklan tersebut. Kenapa begitu? Apa maknanya bagi saya?

Contoh iklan di bawah artikel

Dengan anda "mengklik" berarti anda telah membantu agar "blogger" ini hidup terus.

"Mengklik" tiap iklan berarti juga anda ingin kualitas tulisan dan tata letak (lay out) blogger ini bisa ditingkatkan.

Selain "mengklik" tiap iklan, anda juga diharapkan menjadi "followers," tujuannya tak lain agar terjadi diskusi interaktif tentang apa saja. Termasuk tema tema kekinian di mana saja, baik di tanah air maupun di Amerika Serikat dan Eropa, serta negara negara maju lainnya.

Diskusi sehat, akan membuka cakrawala kita semua. Semoga





Thursday, December 14, 2017

Tak Belacan dan Cencalok Hilang di Bumi Amerika Serikat

Jutaan barang bisa di-order secara online

Hanya sekedar mengingatkan, bagaimana cara kerja sebuah pasar yang namanya kapitalis. Di pasar kapitalis, intinya adalah untung dan menguntungkan.

Artinya, kalau orang Amerika (mereka yang berada di Amerika) membutuhkan “belacan dan cincalok,” dan pasar kapitalis merasa ada untung dan menguntungkan, maka pasar akan segera menyediakannya. Tak penting dari mana asalnya.


Belacan bisa dipesan secara online di Amazon.

Arti lain adalah pasar kapitalis bekerja tidak berdasarkan suka atau benci, suku, agama dan ras. Juga tidak berdasarkan partai politik. Tapi berdasarkan “untung.” Pasar kapitalis menyembah UNTUNG. Titik.

Dulu orang Amerika tak makan beras, kemudian dengan meningkatnya jumlah imigran asia, otomatis ada kebutuhan beras. Pasar kapitalis menyediakan beras, karena ada yang membutuhkannya, dan UNTUNG.

Kemudian “pasar kapitalis” merasa akan lebih banyak untung kalau memproduksi beras sendiri. Maka ditanamlah beras di California dan Selatan Amerika. Eh, ternyata swasembada beras. Bahkan Amerika surplus beras sekarang.

Cencalok juga bisa dipesan online

Beras, kedele, jagung adalah diantara komiditi pertanian yang “surplus” di Amerika. Kemudian diekspor ke mana? Diekspor ke negara kita, Vietnam, Jepang dan Cina.

Jadi, tak usahkan belacan dan cincalok yang bisa dibeli di bumi Amerika, apa saja, sebut saja akan disediakan oleh pasar yang disebut dengan istilah “pasar kapitalis.”

Apalagi sekarang sudah bisa pesan online, berjuta juta barang bisa dipesan secara online. Sebut saja: sim salabim !!








Wednesday, December 13, 2017

Low Emission Fuel Efficient Parking Signs in the USA - Nature and Wildlife 3

Parkir khusus untuk mobil low emission

Kalau di negara kita, tempat parkir dibuat berdasarkan “jabatan.” Ada parkir khusus untuk menteri, gubernur, bupati (nanti juga akan dibuat khusus untuk ketua RT). Bagaimana dengan Amerika?

Di Amerika, sebenarnya setali tiga uang, sama saja kalau di kantor pemerintah. Malah ada kantor pemerintah (universitas), kalau parkir harus bayar untuk tamu. 

Parkir bayar ini dari jam 8.00 pagi sampai jam 16.00 sore. Dari hari Senin sampai Jum'at. Hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional gratis. 

Jam 8.00 pagi sampai jam 16.00 sore adalah jam sibuk. Di luar dari jam itu juga gratis. Disamping itu, selama musim panas juga gratis, karena sepi mahasiswa dan dosen.

Di perusahaan swasta, cukup unik. Ada perusahaan tertentu menyediakan parkir khusus untuk karyawan teladan (employee of the month) atau karyawan yang memberikan kontribusi keuntungan besar untuk perusahaan.

Bagaimana pula di tempat parkir publik? Ada parkir khusus untuk yang punya mobil yang “ramah” lingkungan (Low Emission Fuel Efficient).
Cara mengetahui apakah mobil anda termasuk ramah lingkungan, tentunya harus dicek oleh sebuah badan yang namanya EPA (Environmental Protection Agency).

Kemudian mobil anda diberi “sticker” boleh parkir di tempat parkir khusus yang ada tanda “Low Emission Fuel Efficient Parking” seperti foto di atas. Asik juga bukan ?

Tuesday, December 12, 2017

“Free,” Tak Mesti Bermakna “Gratis”

Tukang perbaiki kaca depan mobil

Hati hati dengan sebuah kata, dimana kata “free” tak mesti berarti “gratis.” Kenapa begitu?

Menurut teman saya yang seorang “professional diver,” tak hanya kata, juga kita harus hati hati dengan yang serba “indah” dan “cantik.” Di laut, karang yang menarik dan indah, biasanya mengeluarkan racun.

Balik ke kata “free,” banyak sih kata “free” di pakai di Amerika serikat untuk “menarik” perhatian. Ternyata tak berarti “gratis” maksudnya:
-Free registration, tapi bayar bulanan.
-Free subscriptions, tapi bayar biaya pemeliharaan.
-Free application, tapi bayar “fee”  

Free winshield repair (gratis memperbaiki kaca depan mobil), yah, artinya bayar US$8 (Rp100 ribu) sampai USS$ 20 (Rp 260 ribu). Hati hati, ada pula kata “kalaunya”:
-Kalau punya asuransi mobil
-Kalau “retaknya” kaca depan mobil kurang dari 15 cm.

Nah, kalau kaca depan mobil pecah atau retak lebih dari 15 cm, bagaimana pula?

Ya, harus diganti, tak ada yang mau memperbaikinya. Arti lain harus keluar duit US$250 (Rp3 juta), kira kira. Bisa lebih mahal !   

Pokoknya, hati hati deh dengan kata “free!”


Homemade Local Pecan Candy Sold by a Neighbor

Pecan candies on the plate I bought pecan candy from small vendor long time ago. He said the candies are made by himself. It was ...